Saturday, May 16, 2015

What If Allah...

Assalamualaikum wa Rahmatullaah wa Barakaatuh,

In our life, have we ever think how much Allah has given us and yet how much we have thank Him for what He give us?

What if Allah choose not to bless us today because we didn't even have the time to thank Him for His blessings yesterday?

What if Allah decided to stop guiding us tomorrow because we disobey Him today?

What if Allah sent down drought because we grumbled when Allah sent the rain?

What if Allah took away the Quran tomorrow because we would not read it today?

What if Allah took away His message because we failed to obey the messenger?

What if the door of the Mosque was closed because we did not bother to even go to the mosque for one single prayer?

What if Allah stopped loving and caring for us because we failed to love and care for others?

What if Allah choose to ignore us today because we would not listen to Him?

What if Allah answered our prayers according to the way we answer His calls?

What if Allah provided our needs according to the way we appreciate our lives that Allah gives us?


The question is did Allah ever stop love, care, and provide for us when we disobey Him? The answer is 'No'. It shows that how loving and merciful Allah is and He will always be most forgiving and most merciful, but how do we show that we are grateful for what Allah has given us?


Al-Mughirah ibn Shu’bah reported: The Prophet, peace and blessings be upon him, would pray until his feet were swollen. It was said, “Why do you do this when Allah has forgiven your past and future sins?” The Prophet said, “Shall I not be a grateful servant?”
[Source: Sahih Muslim 2819]

The more Allah showers His blessings upon the Prophet (peace be upon him), the more act of worship that he performed to show his gratefulness.

If we love Allah, start doing something that Allah has commanded us to do. Take the Prophet (peace be upon him) as our best example. Don't wait until when there is no more time for us then all will be too late.



Thursday, May 14, 2015

Checklist Barang Keperluan Bayi

[Updated : 01/12/2015 ]

Assalamualaikum wa Rahmatullaah wa Barakaatuh,

Sebelum saya melahirkan Hui Zhen pada 2 tahun lepas, saya ada membuat checklist / senarai barang keperluan bayi. Selepas bersalin, checklist itu entah hilang ke mana (rasanya dah dibuang ke dalam tong sampah). Waktu itu budget diri ini ingatan bagus la, boleh ingat semua sampai bila-bila. Mana tahu... Haish.. Sekarang terpaksa buat checklist barang keperluan bayi semula untuk anak kedua ini. Dan baik saya tulis entry ini kat blog untuk rujukan pada masa akan datang (dan anak-anak akan datang). InsyaAllah.

Checklist yang saya buat ini general for all. Tapi ada sesetengah items itu saya tak beli / beli tapi tak pernah guna langsung. Depends on individual & own judgement sama ada barang itu betul-betul diperlukan atau tidak. Barang2 yang betul2 diperlukan atau paling asas, saya dah tanda * di tepi. Yang tak ada tanda * tu, optional. Bagi saya, yang tak ada tanda * tu boleh dijimatkan. :)

Checklist barang keperluan bayi ini saya bahagikan kepada beberapa kategori. Senang sikit. Tak bercampur-aduk.


A) Pakaian Bayi
- Baju lengan panjang & pendek*
- Seluar panjang & pendek*
- Baju sejuk
- Sarung tangan & kaki*
- Topi
- Tuala mandi*
- Tuala muka / sapu tangan kecil*
- Pampers*
- Lampin / napkin*
- 5 / 6 safety pin
- Seluar kalis air
- Barut
- Receiving blanket*
- Kain bedung
- Pencuci baju bayi
- Kasut

Remarks:
  • Baju newborn - 2-3 set dah cukup. Sebab bayi cepat membesar.
  • Baju sejuk - saya beli sehelai sahaja sebelum ini. Jarang guna sebab cuaca di Malaysia panas.
  • Topi - jarang guna sebab bila keluar masuk hospital waktu berpantang dulu guna receiving blanket sahaja. Senang nak cover kepala & badan bayi.
  • Pampers - jangan banyak beli yang newborn size. Bayi cepat membesar.
  • Bagi sesiapa yang rajin membasuh & nak berjimat, boleh beli lampin banyak. Saya beli banyak, sehingga 3-4 packs lampin. Tu pun tak guna semua. Bazir. Guna waktu berpantang sahaja sebab confinement lady yang basuhkan. Hehe.. Bila dah start bekerja guna pampers sahaja.
  • Safety pin - saya beli tapi tak pernah guna langsung. Takut tercucuk bayi. Lagipun bayi tak banyak gerak waktu kecil, so lampin yang dipakaikan masih dalam keadaan elok bila nak tukar lampin. Anak kedua saya bercadang tukar guna cloth diaper secara berperingkat.
  • Kain bedung - saya guna lampin sahaja untuk bedung bayi.
  • Kasut - saya tak beli kasut untuk anak saya. Bukannya dia boleh berjalan pun & lagipun dia cepat membesar kan.
B) Barang Penjagaan Bayi
- Lotion
- Bedak & bekas bedak
- Baby oil
- Minyak yuyi / telon / kayu putih*
- Pencuci mulut
- Sikat lembut
- Wet tissue*
- Barang mandian*
- Nappy rash cream*
- Pengetip kuku*
- Facial cotton
- Alcohol swab

Remarks:
  • Lotion, bedak & bekas bedak - amat jarang digunakan. Bayi dah ada bau badan dia sendiri. Wangi pula tu. Lagipun, saya tak suka bau-bau lotion & bedak. Rasa susah bernafas. And bedak ada habuk-habuk yang halus, boleh menyebabkan masalah pernafasan dan kerosakan paru-paru yang serius jika bayi menghirup habuk-habuk halus itu. Boleh try tanya uncle google kalau tak percaya: "Is it safe to use baby powder?"
  • Saya guna minyak kayu putih (cap burung kakatua) untuk sapu kat perut & kaki bayi. Brand ini mak saya yang rekomen. Waktu kami adik-beradik kecil dulu guna brand ini sahaja. And saya pun tak suka bau minyak yuyi.
  • Sikat lembut - tak pernah beli pun. Saya sikat guna jari sahaja. Haha...
  • Alcohol swab - biasanya hospital ada bagi botol merah kecil yang berisi air alcohol untuk sapu pusat bayi. Boleh guna yang itu sahaja. Yang ni suami saya yang beli. Tak tanya pula sebab apa dia beli. Hehe..
  • Baby oil - biasanya bayi ada kesan kotoran di bahagian belakang telinga, ketiak, celah2 kaki & tangan. Jadi saya akan letak sikit baby oil di kapas & sapu di bahagian tersebut untuk menanggalkan kesan tersebut. Pun boleh digunakan untuk menghilangkan kesan darah di kepala bayi secara perlahan2.
  • Nappy rash cream - saya guna Drapolene Cream (color pink). Boleh beli di mana2 farmasi. So far saya guna ni amat berkesan. Bila Hui Zhen cirit-birit, mesti akan melecet di buntut. Saya sapu sekali setiap kali dia cirit, alhamdulillah tidak pernah melecet selepas itu.
C) Keperluan Menyusu
- Botol susu : 3oz, 5oz*
- Puting susu botol (tengok size / lubang)
- Steamer / Warmer
- Breastpump*
- Breastmilk storage (bag/bottle)*
- Berus cucian botol*
- Pencuci botol*
- Tempat pengering botol
- Milk dispenser (kalau ada bagi formula milk)
- Nipple cream

Remarks:
  • Steamer / warmer - saya tak pernah beli. Guna air panas sahaja untuk cairkan breastmilk yang dah dibekukan / panaskan formula milk.
  • Breastpump - saya beli breastpump brand Rumble Tuff. So far not bad. Puas hati. Pernah guna manual breastpump. Sakit gila bila pump. Aduh... Last2, dibuang ke dalam tong sampah.
  • Nipple cream - tak beli pun tak apa. Saya sapu breastmilk di tempat yang merekah / cedera je. Natural way to heal.
D) Barang Mama
- Set lepas bersalin + bengkung
- Maternity pad / sanitary pad
- Nursing bra
- Breast pad (reusable/washable/disposable)
- Stokin

Remarks:
  • Maternity pad / sanitary pad - saya guna maternity pad je. Darah nifas tu lebih kurang macam darah haid je. So bagi saya, tak perlulah sengaja beli pad yang lain.
  • Breast pad - saya guna milk collection shells. Boleh basuh & guna lagi. Tahan lama.
  • Set lepas bersalin - saya tak beli. Haha... Banyak makan yang natural foods sahaja. Tak adalah beli apa-apa set pantang pun.

E) Keperluan-Keperluan Lain
- Bath tub*
- Baby cot / playpen*
- Stroller
- Walker
- Baby carrier*
- Car seat*
- High chair
- Bakul / almari untuk barang bayi
- Bantal

Remarks:
  • Baby cot untuk anak pertama. Playpen untuk anak kedua. Saya prefer playpen.
  • Stroller / car seat - Stroller tak guna sebab agak susah nak bergerak ketika berjalan2. Saya selalu guna ring sling je. Car seat amat disarankan untuk keselamatan bayi.
  • Walker - tak guna untuk anak kedua sebab lepas membaca, mendapati walker akan melambatkan perkembangan motor tubuh anak. Boleh cari di google : "Keburukan Baby Walker".
  • High chair - pernah fikir nak beli, tapi tak jadi.
  • Baby carrier - kawan saya yang merupakan breastfeeding counselor ada bagi ring sling. At first tak guna sangat sebab tak pandai guna. Bila Hui Zhen dah besar & berat untuk didukung, try la ring sling tu. Best la. Ringan & senang nak bawa berjalan. Kalau nak beli baby carrier, kena berjaga-jaga sikit. Ada jenis yang tak sesuai untuk tumbesaran bayi & mungkin boleh membahayakan nyawa bayi. Jangan nampak murah & cantik terus beli. Kaji dulu. Keselamatan diutamakan k.
  • Bantal - saya tak sarankan guna bantal yang ada lubang bulat di tengah. Orang kata kononnya nak kepala bayi bulat & cantik. Guna lampin sahaja pun cukup. Bayi kena tidur mengiring supaya bila dia muntah susu tak tercekik / masuk hidung. Hui Zhen dulu pernah termuntah susu & masuk hidung sebab tu. Sejak hari itu, saya tidak guna bantal jenis tu & letakkannya tidur mengiring, walaupun orang2 tua kedua-dua pihak ingin menjaga "kebulatan" kepala. Saya sedar bahawa, saya rela anak saya tak cantik dari segi rupa, asalkan dia selamat.

Checklist bagi barang bayi yang nak dibawa ke hospital kat entry lain pula ya. Sekarang "belanja" gambar pula. Hehe...

pakaian keperluan bayi
Koleksi pakaian Hui Zhen waktu dia kecil dulu. Boleh dikatakan kebanyakannya mak saya pos dari Sarawak. Dan pakaian dari hometown itulah pakaian kami adik-beradik dulu tau? Mak kata dia simpan untuk cucunya. Haha..

kain barut cina
Ini kain barut style orang cina. Turun-temurun juga ni.

baby socks
Ini socks yang saya dah asingkan untuk TIDAK dipakaikan pada anak kedua nanti. Risau benang-benang dalam stokin itu terikat pada jari kaki dia nanti & terluka tanpa disedari.

selimut tuala mandi bayi
Koleksi selimut & tuala mandi yang mak sengaja belikan & poskan dari Sarawak.

minyak kayu putih cap burung kakatua
Minyak kayu putih - dipos dari Sarawak juga. Sebab kat sini tak tau nak beli kat mana.

pencuci mulut bayi
Pencuci mulut bayi - untuk hilangkan susu kat lidah bayi. Biasanya orang Melayu guna napkin + air suam kan. Ini kira style orang Cina cuci mulut bayi kut.

medela milk collection shells
Milk collection shells. Saya tak guna disposable breast pad. Breastmilk yang terkumpul dalam shells boleh disimpan & bagi bayi minum nanti. Tak adalah membazir kan.

alcohol swab
Alcohol swab untuk lap pusat bayi.


Friday, April 17, 2015

Parents' Love For Their Children

Assalamualaikum wa Rahmatullaah wa Barakaatuh,

I downloaded these pictures from somewhere which i already forgot.

They are very meaningful for me.

The pictures' wordings are in Chinese character. Thus, I tried to translate them to English, so that everyone can understand. By the way, I am not a professional translator. So, if anyone who has better translations, please do let me know ya. Thanks...


parents love for children
When you are not at home, they will just eat as simple as they could. 
When you are at home, they prepare great meals for you everyday.

parents love for children
When you are not at home, they will view your profile again and again to follow the updates.
When you are at home, they always have lots of exhortation to say to you.
parents love for children
When you are not at home, they keep talking about you intentionally or unintentionally in front of other people.
When you are at home, they keep giving you the cold-shoulder.

parents love for children
When you are not at home, you have taken up the burden of life.
When you are at home, your parents are deeply touched if you help them doing some housework.

parents love for children
When you are not at home, you are smart and competent.
When you are at home, you are a child who always need to be taken care of.

parents love for children
They are your people first thought when you are wronged.
They are your initial energy source of your hard work.

parents love for children
However, one day, you will find out...
Many things that they should be able to do, become very difficult for them to do.
Their memory becomes poorer and poorer.
Their hearing also getting worse.

parents love for children
The faster you run, but you do not realize that they walked slower and slower.
The bigger and stronger your are, they also getting older.
When you get used to the days of their existence,
you even forget that they will..... LEAVE.

parents love for children
You cannot think of.
This thought makes a deep fear.
When you finally realize, it's time to pay back them.

parents love for children
So, faster go home, before it is too late!

parents love for children
Say hello to all the parents of the world. You have worked hard.

parents love for children


# # #       Friendly Reminder       # # #

Love your parents and treat them with loving care.
For you will only know their value when you see their empty chair. :'(


Let's not forget to appreciate our parents.
No matter what, remember that they have brought us into this world
and raised us up with countless sacrifices.

"We never prayed to have them. But they may have prayed to have us."



In addition, Islam has thought us:

"And your Lord has decreed that you worship none but Him. And that you be dutiful to your parents. If one of them or both of them attain old age in your life, say not to them a word of disrespect, nor shout at them but address them in terms of honour. And lower unto them the wing of submission and humility through mercy, and say: "My Lord! Bestow on them Your Mercy as they did bring me up when I was small."

[Al Isra'a 17:23-24]


     



P/S: It reminds me of my parents who stay at Sarawak. I miss them so much... Sob sob... :'(

Tuesday, April 7, 2015

Happy Cloth Diapering~~~

Assalamualaikum wa Rahmatullaah wa Barakaatuh,

Alhamdulillah... Semalam pakcik pos laju hantar sebungkus bungkusan cloth diaper (CD) yang saya order online last week. Selamat sampai ke tangan tuan punya. Yeay~

Tak sabar betul nak buka bungkusan itu. Ada 10 pcs in total. Supplier itu siap bagi satu free big laundry bag & disertakan dengan nota "cinta" - panduan mencuci CD. Malam semalam juga terus pergi Manjaku beli Pureen HAD - khas untuk mencuci CD. Ramai mommies recommend brand ini untuk mencuci CD. 

Sebenarnya, sebelum Hui Zhen dilahirkan, memang dah tahu kewujudan CD ini. Cuma tak pergi explore what is CD actually. Lagipun, waktu tu tak terfikir pasal kos pampers pun. 

Sekarang tengah tunggu baby kedua ini lahir, kos kehidupan in future pasti akan meningkat. Tambahan pula dengan isu hangat terkini - GST, baru terfikir nak mula "cut cost" untuk jangka masa pendek & jangka masa panjang.

Saya start study pasal CD ini few weeks ago. Siap masuk dalam beberapa group FB khas untuk CD. Tak main-main ya. Betul-betul study ni. Hehe...

Saya dah baca semua dokumen CD yang berkaitan dalam group tersebut dan juga pm beberapa orang supplier untuk diminta memberi tunjuk ajar. Sebabnya, makin saya baca, makin pening jadinya. Tapi, few suppliers yang saya tanya tu tak berapa pandai nak explain secara detail. Ada juga try cari kelas tentang CD, tapi tak ada juga.

Sungguh saya tak faham, how come ada so many babywearing classes, but none for cloth diaper class? Frust nyaaaaa.... Saya cadangkan sesiapa yang pakar dalam CD ini boleh la share experience mereka ataupun buatkan class untuk newbies. :)

Disingkatkan cerita, akhirnya, dapat juga tunjuk ajar dari seorang supplier ini. Sister ini rajin membalas soalan saya yang bertubi-tubi. Kasihan dia kena layan soalan saya dari awal 7 pagi lagi. Tapi, saya kena tanya juga, kalau tak sampai bila saya nak faham kan?

CD ini cadangnya nak bagi newborn baby & Hui Zhen pakai nanti... Kena cuci dulu la kan. Tak sempat lagi nak cuci semalam & hari ini.


cloth diaper and free laundry bag
Cloth diapers + free laundry bag

panduan cuci cloth diaper
Panduan cuci cloth diapers dari supplier

pureen HAD pencuci cloth diaper
Pureen H.A.D. - khas untuk mencuci CD


CD ini... ada banyak jenis. Insert CD pun ada macam-macam. Newbie macam saya ini mesti banyak membaca & bertanya. For your info, baca sahaja tak semestinya faham ya.

InsyaAllah, saya akan cuba gain more knowledge in this field and will try to help other mommies who want to try CD for their babies. Ilmu yang baik & berguna mestilah disebar-sebarkan. (^,^)

Our journey of cloth diapering will begin soon. Wait for our updates from time to time ya.

Sunday, March 29, 2015

Usrah Family: Akhlak Muhammad S.A.W. [part 1]

Assalamualaikum wa Rahmatullaah wa Barakaatuh,

Beberapa minggu yang lepas, kami telah membeli sebuah buku yang bertajuk "Ensiklopedia Akhlak Muhammad S.A.W.". Harganya RM98 senaskah. Boleh mendapatkannya di MPH Bookstores.

Kami sudah mula membuat mini usrah family kami beberapa minggu lepas. InsyaAllah kami cuba maintain buat mini usrah family ini minimum setiap minggu sekali. Sesi untuk berkongsi ilmu & pendapat. :)

Dan kami akan cuba summarize mini usrah kami & berkongsi ilmu dengan kalian juga. Sama-sama kita belajar ya. InsyaAllah. :D

ensiklopedia akhlak Muhammad S.A.W.
Ensiklopedia Akhlak Muhammad S.A.W.
Description dari belakang buku tersebut:

Rasulullah SAW adalah sumber teladan yang layak kita ikuti, kerana Allah SWT berfirman: "Demi sesungguhnya, adalah bagi kamu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan yang baik, iaitu bagi orang yang sentiasa mengharapkan (keredaan) Allah dan (balasan baik) hari akhirat, serta ia pula menyebut dan mengingati Allah banyak-banyak (dalam masa susah dan senang)"
[Surah al-Ahzab: 21]

Keteladanan yang baginda tunjukkan melalui akhlak mulia adalah rahsia kejayaan baginda dalam menyampaikan dakwah Islam dan ini dilakui oleh banyak pihak, sama ada muslim ataupun bukan muslim.

Penjelasan secara terperinci tentang rahsia itu kini ada di dalam ensiklopedia ini sehingga pembaca dapat mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-hari dan memperolehi kebahagiaan di dunia dan akhirat.


* * * * * * * * * * * * * * * * *

Pendahuluan:
  • Perkataan yang benar adalah al-Quran yang suci & hidayah terbaik adalah hidayah yang datang daripada Rasulullah S.A.W.
  • Amalan terburuk adalah hal-hal baru (dalam agama).
  • Setiap hal baru tersebut tergolong bidaah; setiap bidaah memimpin menuju kesesatan; setiap kesesatan akan kembali ke neraka.
  • Seorang mukmin harus berusaha keras untuk menjadi buah tutur yang baik bagi generasi akan datang.
  • Kalilullah Ibrahim a.s. pernah memohon, "Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian." [Al-Syu'ara' 26:84]
  • Islam membawa misi dakwah yang menjunjung akhlak mulia & berasaskan akhlak yang luhur.
  • Akhlak mulia adalah Islam itu sendiri.
  • Ketika Aisyah r.a. ditanya Qatadah mengenai akhlak Nabi S.A.W., dia menjawab, "Akhlak Rasulullah adalah al-Quran." [HR Ahmad; hadis sahih]
  • Intipati utama agama Islam adalah akhlak. Jika seseorang memiliki akhlak yang lebih baik daripada akhlakmu bererti dia lebih tinggi darjatnya daripada dirimu dalam hal agama.
  • Akhlak yang baik itu berdiri di atas 4 asas: Kesabaran, Keberanian, Keadilan, Kesucian.
  • Kesabaran: membantu seseorang untuk lebih tahan lasak, mampu menahan amarah, tidak merugikan orang lain, bersikap lemah-lembut, santun & tedak tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu.
  • Keberanian: menjadikan seseorang kuat untuk menjaga harga diri, mudah untuk menetapkan aturan & akhlak mulia, ringan tangan, tidak ragu mengeluarkan harta yang dicintainya, menggenggam erat ketegasan jiwanya & tidak mudah putus asa, mampu melawan hawa nafsu. Rasulullah S.A.W. bersabda, "Keberanian bukanlah ditunjukkan dalam bergaduh, melainkan dalam menguasai jiwa ketika marah." [HR Al-Bukhari & Muslim]
  • Keadilan: mengasah sikap seseorang untuk terus berupaya membetulkan perangainya, membantu memilih antara bersikap terlalu berlebihan & bersikap terlalu kurang, bersikap dermawan & murah hati, menyuntikkan sifat berani, melahirkan sifat santun.
  • Kesucian: mendorong seseorang untuk tidak tergelincir ke dalam perkataan & tindakan yang merendahkan & menjatuhkan martabatnya, menghindarkannya untuk terlibat dalam perbuatan keji, kedekut, dusta, mengumpat & mengadu domba.
  • Dengan ilmu, seseorang dapat mengenal & mengetahui akhlak mulia & akhlak tercela.
  • Rasulullah S.A.W. bersabda, "Sesuatu yang paling berat dalam neraca timbangan adalah akhlak mulia." [HR Ahmad,; hahis sahih]
  • Rasulullah S.A.W. bersabda, "Orang mukmin yang paling mulia adalah orang-orang yang berakhlak mulia." [HR Abu Daud, At-Tirmizi & Hasan; hadis sahih]
  • Akhlak mulia memiliki potensi yang besar dalam kejayaan dakwah agama Allah di muka bumi, sebagaimana ia mudah meresapi hati para pendengar.
  • Manusia tidak melihat kadar ilmu & kadar ibadah kita. Mereka lebih sering memperhatikan perangai & cara bermuamalah kita.

Sunday, March 22, 2015

Authentic Dua (Supplication) Practice Before Sleeping

Assalamualaikum wa Rahmatullaah wa Barakaatuh,

Before we go to bed every night, normally we will recite the last three chapters of the Quran, after that blow into our palms, and then only we start wiping over our body with the palms.

Actually, we just knew that our practice all these while was wrong few months ago. My husband said it is supposed to be based on the below authentic hadith:
Al-Bukhari recorded from `A'ishah that whenever the Prophet would go to bed every night, he would put his palms together and blow into them. Then he would recite into them (his palms), `Say: He is Allah, One', `Say: I seek refuge with the Lord of Al-Falaq', and `Say: I seek refuge with the Lord of mankind.' Then he would wipe whatever he was able to of his body with them (his palms). He would begin wiping his head and face with them and the front part of his body. He would do this (wiping his body) three times[Bukhari and Al-Fath 9/62, Muslim 4/1723]

Since then, we start to practice the way as above every night before we go to bed. And normally I will do it the same way to my daughter too. I did it continuously to my daughter for few nights until...

One night, before I start anything, she puts her palms together and blow. She already knew what I am going to do next! MasyaAllah...

So I start the dua while she continue her breastfeeding. Before I ended my last sentence of third chapter of the Quran, she will stop breastfeeding and lay down statically to let me to wipe her body with my palms. MasyaAllah... Another surprise!

After I wiped over her body until her feet, she wakes up, puts together her palms and blow again. Guess what is her next step? Yes, she wipes my feet! MasyaAllah masyaAllah masyaAllah...

I never expect she will do that. Alhamdulillah... Allah has grant us the most precious gift!

Why not you also start this Sunnah practice with your family? ;)

dua before sleep
baby Hui Zhen is sleeping...

Friday, February 6, 2015

How Our Blog Exist?

Assalamualaikum dan salam sejahtera.

Sebelum ini saya pernah memberitahu yang saya ini suka sangat tukar template blog.

Asyik tukar je template blog, dari blog saya sendiri (beberapa blog pula tu sebab alasannya nak testing template dan letak tema yang berbeza) sehingga la blog suami saya pun menjadi salah satu "mangsa". dan akhirnya malas pula nak fikir template untuk dua blog sekali dan seterusnya menggabungkan dua blog jadi satu. haha.. bijak tak? ;P

Selama ini saya cuba mencari satu template yang cantik yet not too simple / plain, and paling penting memenuhi citarasa saya. background tak nak too feminine (lagi la kalau color pink.. uekkk) and too masculine. nak nampak "nature" tapi tak nak too crowded. demand betul kan saya ni? ish ish ish... (macam manalah suami saya boleh tahan dengan kerenah saya selama ni... opppsss...)

Lagi satu, saya mencari coding untuk membuat dropdown menu yang cantik dan sedap mata memandang. cewah... berjaya buat dropdown menu, tapi tak cantik pun. sebab itulah tak pernah rasa berpuas hati lepas tukar satu, satu template. sesiapa yang selalu mengikuti perkembangan blog ini (kalau ada la) mesti perasan, kenapalah template blog ni asyik bertukar kan (walaupun baru 3 atau 4 kali la).

Sehinggalah........................



Tadaaaa!!!! Blog template yang terkini... yang awak tengah view la ni.. comel kan. errr... i mean, ok kan.

Alhamdulillah.... syukur sangat. suami saya pun puji cantik tau... (bak selalu dengar orang kata, kembang hidung. betul ke penggunaannya?)

InsyaAllah lepas ni tak perlu tukar template lagi kut. template ni lah yang paling berpuas hati. cuma sekarang tengah pening fikir macam mana nak tulis post, banyakkan post, make-up sikit template yang sedia ada ni.

Dah la saya ni walaupun teringin untuk menulis, macam ada banyak idea je untuk menulis, tapi bila sampai nak menaip tu, tiba-tiba blank. tak tahu nak start macam mana. ayat apa yang sesuai.

Suami saya suruh tulis je point dulu kat buku dulu. lepas tu baru bina ayat. lama-lama jadi la karangan. tapi bila tulis kat buku, tak ada pula feeling tulis blog. ayat pun tergantung begitu je. mesti kena taip kat blog juga. susah betul...

Ini cerita saja-saja tentang blog template dan effort saya untuk blog ini. sorry la kalau post ini agak membosankan. terima kasih juga kalau sudi baca post ini sampai habis. hehe... :)

hui zhen is thinking and wondering
baby hui zhen is wondering...

Oh ya... kalau sesiapa yang baru mula menulis blog atau mencari coding yang sesuai dengan blog atau nak cantikkan blog ke, boleh rujuk website ini : Helplogger. saya pun sedang belajar dari situ. insyaAllah banyak yang boleh dipelajari dan juga mudah difahami. Happy exploring ya~

****
Nak berkongsi apa-apa tips atau petua yang awak jumpa atau amalkan? silalah komen di bawah ya. InsyaAllah, setiap penyebaran ilmu itu adalah ibadah. Semoga segala urusan kita dipermudahkan-Nya. Ameen... :)

Sunday, June 22, 2014

Berhati-hati Dalam Penyampaian Hadith Atas Nama Rasulullah S.A.W.


Setiap kali menjelang / datangnya bulan Ramadhan, maka kita tidak pernah jemu mendengar hadith-hadith Rasulullah S.A.W. berkaitan puasa, kelebihan bulan Ramadhan dan keutamaannya.


Ramai orang juga akan menulis / menyampaikan tazkirah / ceramah mereka dengan menggunakan hadith-hadith Rasulullah S.A.W. yang sahih dan tidak kurang juga yang menggunakan hadith-hadith yang dha`if (lemah) dan maudhu`(palsu). Tujuan mereka baik dan dipuji, namun tujuan sahaja baik tidak memadai jika tidak mengikut landasan syariat.



Umat Islam zaman sekarang sudah tidak mengambil berat tentang larangan Rasulullah S.A.W. supaya jangan berdusta atas nama beliau. Perkara ini telah disebut di dalam hadith yang mutawatir:


"من كذب علي متعمدا فليتبوأ مقعده من النار"

Maksudnya: "Barangsiapa yang berdusta ke atasku dengan sengaja, bersiap-sedialah dengan tempat duduknya di neraka". (HR Bukhari, 5/37, no. 1209)

Sesungguhnya agama ini telah sempurna dan ia tidak memerlukan sebarang penambahan dengan pendustaan hadith-hadith palsu, kerana setiap perkataan, perbuatan, dan pengakuan Rasulullah S.A.W. itu berunsurkan wahyu. Sudah ada banyak hadith-hadith sahih di dalam kitab Sahih Bukhari dan Sahih Muslim yang tidak sempat kita membaca dan menyebarkannya pun, maka tinggalkan yang meragukan dan ambillah apa yang sudah pasti sahih. Ingatlah ancaman Rasulullah S.A.W.! Niat tidak pernah menghalalkan cara!

Oleh itu, kita sebagai umat Islam perlu berhati-hati apabila ingin menyampaikan sesuatu hadis dengan menggunakan nama Rasulullah S.A.W. dan kita mesti meneliti / menyiasat kesahihannya sebelum kita share / menyampaikannya kepada orang lain. 

Allah knows the best.


* Berikut adalah salah satu contoh hadith yang tersebar luas dan DIKATAKAN sumbernya adalah dari hadith Rasulullah S.A.W. 


Thursday, May 15, 2014

Adakah kita telah bersedia untuk menjawab dengan Allah kelak?

Apa kata kita ambil masa sejenak dan cuba fikir dan catatkan,
  1. Kita merupakan ketua / pemimpin kepada : berapa orang / persatuan / syarikat / keluarga / badan kita / ilmu kita / kepakaran kita / bakat kita / saudara-mara kita?
  2. Lepas itu selepas kita dah catat list tersebut, apa kata kita catatkan lagi berapa orang yang ada dalam categori tersebut yang kita dipertanggungjawabkan kelak masa akhirat? Contoh - Dalam syarikat sekiranya saya manager maka seluruh department saya adalah tanggungjawab saya maka mungkin 5 orang.

Kirakan jumlah orang dan cuba fikir adakah kita sedia untuk menjawab kelak dengan Allah jumlah tersebut? 


Apakah yang kita dah lakukan supaya kita akan mampu menjawab kelak?


Apa yang saya katakan tadi adalah sebagaimana satu hadis di bawah di mana :

Shahih Bukhari 2232: 
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu'aib berkata, dari Az Zuhriy berkata, telah mengabarkan kepadaku Salim bin 'Abdullah dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Imam (kepala Negara) adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suami dalam keluarganya adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atas keluarganya. Seorang isteri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya dan akan diminta pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya dan akan diminta pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut". Dia ('Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma) berkata: "Aku mendengar semua itu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan aku munduga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda"; "Dan seorang laki-laki pemimpin atas harta bapaknya dan akan diminta pertanggung jawaban atasnya dan setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya.


Setiap penghormatan datangnya dengan tanggungjawab dan setiap tanggungjawab datangnya dengan akauntabiliti.
(With power comes responsiblility, and with responsiblility comes accountability.)

Image courtesy of Uncle Google


Hati-hatilah kita dalam memilih pemimpin kita supaya kita tidak menjadi golongan seperti di bawah :
Dan mereka sekalian tetap akan berhimpun mengadap Allah (untuk dihisab pada hari kiamat); kemudian orang-orang yang lemah (yang menjadi pengikut) kepada orang-orang yang sombong takbur itu akan berkata kepada mereka (yang menjadi pemimpinnya): "Sesungguhnya kami telah menjadi pengikut kamu; maka adakah kamu dapat menolak daripada kami sedikit dari azab Allah? " Mereka menjawab: "Kalaulah Allah menunjukkan jalan selamat kepada kami, tentulah kami tunjukkan jalan itu kepada kamu. (Sekarang) sama sahaja kepada kita, sama ada kita menggelisah dan mengeluh atau kita bersabar, tiadalah sebarang jalan bagi kita untuk melepaskan diri (dari azab itu)". [14:21]

 Written By : Ng Kuan Beng

Thursday, April 10, 2014

The Journey of Life

Life is like a journey on a train...
with its stations...
with changes of routes...
and with accidents !



We board this train when we are born and our parents are the ones who get our ticket.

We believe they will always travel on this train with us.

However, at some station our parents will get off the train, leaving us alone on this journey.

As time goes by, other passengers will board the train, many of whom will be significant - our siblings, friends, children, and even the love of our life.

Many will get off during the journey and leave a permanent vacuum in our lives.

Many will go so unnoticed that we won't even know when they vacated their seats and got off the train !

This train ride will be full of joy, sorrow, fantasy, expectations, hellos, good-byes, and farewells.

A good journey is helping, loving, having a good relationship with all co passengers...
and making sure that we give our best to make their journey comfortable.

The mystery of this fabulous journey is :
We do not know at which station we ourselves are going to get off.

So, we must live in the best way - adjust, forget, forgive, and offer the best of what we have.

It is important to do this because when the time comes for us to leave our seat... we should leave behind beautiful memories for those who will continue to travel on the train of life.

Thank you for being the passengers on my train !

Have a very pleasant journey of life and may our Creator guide us always on the straight path before we reach our station.........!



❊ ================================= 
⊱ A very meaningful sharing from my friend 
⊱ Really match to our blog title, right? (ˆ▽ˆ)  
❊ =================================